Ada apa di Batu Cermin, Labuan Bajo, Flores NTT ?

Ya sebelum menjawab pertanyaan di atas, kami baru pertama kali ke sini. Awalnya kami mengira bahwa Batu Cermin itu adalah suatu tempat yang ada batu yang menyerupai cermin atau kita bisa bercermin di batu itu. Ternyata kami salah.

b1

Sebelum masuk ke tempat ini, di awal kami harus mengisi buku tamu dan membayar uang masuk. Setelah itu kami di pandu oleh Guide local. Sambil berjalan kami diceritakan bahwa Batu Cermin ini adalah peninggalan sejarah yang konon katanya ada di dasar laut. Luas Gua Batu Cermin ini 19 hektar dan tingginya sekitar 75 meter. Sinar matahari masuk ke gua melalui dinding-dinding Gua, dan memantulkan cahayanya di dinding batu sehingga merefleksikan cahaya kecil ke areal lain dalam gua sehingga terlihat seperti cermin. Stalagtit dan stalagmite dalam gua terlihat berkilauan saat disinari cahaya senter maupun cahaya matahari. Kilauan ini disebabkan oleh kandungan garam di dalam air yang mengalir di saat turun hujan. Inilah yang membuat masyarakat menyebut Gua ini dengan Gua Batu Cermin.

b3

Sejarahnya, Gua Batu Cermin ditemukan oleh Theodore Verhoven, seorang pastor Belanda sekaligus juga sebagai seorang arkeolog. Gua tersebut ditemukan pada tahun 1951. Verhoven mengemukakan bahwa dahulu Pulau Flores berada di dasar laut. Pernyataan ini berdasarkan temuan koral dan fosil satwa laut yang menempel di dinding gua seperti fosil kura-kura.

Pada saat kita masuk ke dalam Gua, kita harus berhati-hati, dan menggunakan helm, karena stalagnit yang tajam bisa kena kepala kita, dan jika habis hujan Gua ini sangat licin. Beberapa jalan mengharuskan kita untuk menunduk dan hampir seperti tiarap. Sampai di dalam Gua suasana sangat gelap, bantuan sinar dari handphone ataupun senter dapat menerangi jalan.

bc1bc3bc4bc2

Jika kalian perhatikan ada beberapa satwa laut yang terlihat jelas menempel di dinding-dinding Gua. Seperti kura-kura, ubur-ubur dan lainnya. Ada juga yang menyerupai patung Bunda Maria.

b7b5b4b8b9

Setelah berkeliling di dalam gua, saat nya keluar melihat matahari lagi. Suasana di dalam Gua sangat panas dan sedikit oksigen membuat kami berkeringat dan sesak. Jadi ketika keluar Gua rasanya segar karena bisa menghirup oksigen sebebas-bebasnya lagi.

Sebelum meninggalkan area Goa Batu Cermin, bisa tuh berfoto-foto di tengah-tengah hamparan bambu-bambu kering yang berada di sisi kiri dan kanan kita. Seperti foto di Jepang.

a3b2

Yuk ke Gua Batu Cermin !

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s